My Blog


foto rekreasi thn 2009
Juli 6, 2009, 7:52 am
Diarsipkan di bawah: Uncategorized
foto di filla tanggal 5 juli 2009

foto di filla tanggal 5 juli 2009

di filla danau di atas

di filla danau di atas

waktu di rumah afdal di pesisir bulan juni

waktu di rumah afdal di pesisir bulan juni

di pantai gondoriah

di pantai gondoriah

di pantai cirocok pulang dari rumah afdal

di pantai cirocok pulang dari rumah afdal

di cirocok

di cirocok

dikebun teh tanggal 5 juli hari minggu

dikebun teh tanggal 5 juli hari minggu

di pesisir painan

di pesisir painan

di cirocok

di cirocok

aku dan cayang kyu...

aku dan cayang kyu...

abang buruak

abang buruak

cayang manis

cayang manis

nining di kebun teh 5 juli 09 minggu

nining di kebun teh 5 juli 09 minggu

dodi ganteng n nining cayang

dodi ganteng n nining cayang

cayangku pakai celana

cayangku pakai celana

yayang nining ganteng bana...............

yayang nining ganteng bana...............

nining n abang jaek.............

nining n abang jaek.............

dodi n azmi di sc

dodi n azmi di sc

cayangku pakai helm

cayangku pakai helm

I061402901



foto-fotoku
Mei 25, 2009, 9:11 am
Diarsipkan di bawah: Uncategorized
foto bersama di kampung

foto bersama di kampung

foto nining

foto nining

ini adalah aku dan may fren di danau............

ini adalah aku dan may fren di danau............

nining di rumah suaminya.

nining di rumah suaminya.

dodi mariandi

dodi mariandi

dodi ganteng

dodi ganteng

(lagi…)



dodi
Mei 23, 2009, 4:32 am
Diarsipkan di bawah: Uncategorized

foto lokal

foto lokal


ini adalah foto kami sewaktu kami masih anak-anak.he.he.he.he……



fotoku
Mei 23, 2009, 4:23 am
Diarsipkan di bawah: Uncategorized
dodi gitulho

dodi gitulho



Mei 3, 2009, 7:42 am
Diarsipkan di bawah: Uncategorized

allah-swt-2-11



Maret 1, 2009, 4:50 am
Diarsipkan di bawah: Uncategorized


foto lokal
Maret 1, 2009, 4:19 am
Diarsipkan di bawah: Uncategorized

NAMA : ROSI SYAFRIDA YENI
NO BP : 407 011
ALAMAT : LUBUK BASUANG
NO HP :081374

NAMA : DESI NURHAYATI
NO BP : 407 103
ALAMAT : PARIAMAN
NO HP :08

NAMA : OKTI ROZALIA
NO BP : 407 098
ALAMAT : MUARO LABUAH
NO HP : 08

NAMA : SOFIA HELDENI ALMA
NO BP : 407 225
ALAMAT : SOLOK
NO HP : 08

NAMA : ISMI NAHDATUL FAHMI
NO BP : 407
ALAMAT : LUBUK BASUANG
NO HP : 08
NAMA : RAHMAYANI
NO BP : 407 077
ALAMAT : BUKIT TINGGI
NO HP : 08

NAMA : SRIVIKTI SAUMITA
NO BP : 407 224
ALAMAT : SOLOK
NO HP :

NAMA : SUHATRI HARIYANI
NO BP : 407 066
ALAMAT : SOLOK
NO HP :

NAMA : SYAFNI DARMAWATI
NO BP : 407 062
ALAMAT : PAYOKUMBUAH
NO HP :

NAMA : NURLATIFA
NO BP : 407 070
ALAMAT : TALANG BUNGO
NO HP :

NAMA : NINING FATMA SUCITRA
NO BP : 407
ALAMAT : PAYOKUMBUAH
NO HP : 081374991928

NAMA : SISKA RAMAYANTI
NO BP : 407 076
ALAMAT : PASAMAN TIMUR
NO HP :

NAMA : WIDIA ASTUTI
NO BP : 407
ALAMAT : ACEH
NO HP :

NAMA : RISKI MILA SARI
NO BP : 407 031
ALAMAT : MUARO LABUAH
NO HP :

NAMA : RABBA’ANI
NO BP : 407
ALAMAT :
NO HP :

NAMA : ROZA RAHMA FITRI
NO BP : 407
ALAMAT : PADANG
NO HP :

NAMA : HARZALENA
NO BP : 407 081
ALAMAT : PESISIR SELATAN
NO HP :

NAMA : SITI HAFSAH NASUTION
NO BP : 407 122
ALAMAT : MEDAN
NO HP :

NAMA : JEFRI NALDI
NO BP : 407 045
ALAMAT : SIJUNJUNG
NO HP :

NAMA : FEBRINO
NO BP : 407 025
ALAMAT : AGAM
NO HP :

NAMA : HUSNAN
NO BP : 407 206
ALAMAT : PARIAMAN
NO HP :

NAMA : RUSDI HARTO
NO BP : 407 040
ALAMAT : MUARO LABUAH
NO HP :

NAMA : AYUNDA IRSYAD
NO BP : 407 061
ALAMAT : SIJUNJUNG
NO HP :

NAMA : CHECHEN ARIESCO
NO BP : 407 233
ALAMAT : PAYOKOMBUAH
NO HP :

NAMA : YONIZA ETRISNO
NO BP : 407
ALAMAT : SUNGAI NANAM
NO HP :

NAMA : AFDAL YUSRA
NO BP : 407 165
ALAMAT : PESISIR SELATAN
NO HP :

NAMA : IDHAM KHALIK
NO BP : 407 037
ALAMAT : MUARO BUNGO JAMBI
NO HP :

NAMA : DERI SYAFRIANTO
NO BP : 407
ALAMAT : SOLOK
NO HP :

NAMA : MUHAMMAD ASRA
NO BP : 407
ALAMAT : AGAM
NO HP :

NAMA : CECEN PANANSIH
NO BP : 407 017
ALAMAT : SURIAN
NO HP :

NAMA : AFRI ALI MARDI
NO BP : 407 078
ALAMAT : TALANG BUNGO
NO HP :

NAMA : ALIZAR
NO BP : 407 075
ALAMAT : ALAHAN PANJANG
NO HP :

NAMA : YOSRIZAL ADE PUTRA
NO BP : 407 095
ALAMAT : PADANG
NO HP :

NAMA : AZMI DEFRI
NO BP : 407 265
ALAMAT : PAYOKUMBUAH
NO HP :

NAMA : WINDI FEBRI CANDRA
NO BP : 407
ALAMAT : PESISIR SELATAN
NO HP :

NAMA : RONALIZAR
NO BP : 407
ALAMAT : PESISIR SELATAN
NO HP :

NAMA : EFENDI
NO BP : 407
ALAMAT : PESISIR SELATAN
NO HP :

NAMA : RILLA GUSRIANA
NO BP : 407 273
ALAMAT : TEBO JAMBI
NO HP :

NAMA : SRIDALENA
NO BP : 407
ALAMAT : PESISIR SELATAN
NO HP :

NAMA : RAHMATIKA PUTRI
NO BP : 407 216
ALAMAT : BUKIT TINGGI
NO HP :



my foto
Maret 1, 2009, 4:18 am
Diarsipkan di bawah: Uncategorized

INI ADALAH FOTO WAKTU KAMI BERADA DI PANTAI AIR MANIH PADANG

DAN INI ADALAH FOTO WAKTU AKU DI DANAU SINGKARAK

INI FOTO WAKTU AKU DAN KELUARGAKU DI BUKIT TINGGI

INI FOTO KU LAGI DI MESJID BAITUL MAKMUR GANTENG BUKAN??????

INI DILOKAL INI DI KOST ALIK

WAKTU AKU DI MUSEUM

WAKTU AKU DAN SAYANG AKU DI PANTAI PASIR JAMBAK

INI ADALAH FOTO WAKTU AKU LAGI DI KAMPUNG AND DI LADANG

DAN INI ADALH FOTO WAKTU KAMI PERGI MAIN-MAIN KE PARIAMAN NAIK KERETA API TUT-TUT-TUT……….

AMPUN WATI JAN DITINJU LO LAI…

GANTENG KAN?????????????????????????????????????????

DAN INI ADALAH FOTO FAMILI AKU

WALMADRI ADIK DEN

APAK DEN KELUARGA DEN

UNI DEN

AMAK DEN MANDO DEN

INI ADALAH DANAU SINGKARAK

LOBAK

INI ADALAH DAUN SUP BAWANG

AFDAL YUSRA DAN ASRA JEFRI NALDI

DESI NURHAYATI FEBRINO

HUSNAN OKTI ROZALIA

RUSDI HARTO

AYUNDA IRSYAD SYOFIA HELDENI ALMA

ISMI NAHDATUL FAHMI RAHMAYANI

SRIFIKTI SAUMITA SUHATRI HARI YANI

SAFNI DARMAWATI NURLATIFA

CAYANG AKU

CHECHEN ARIESCO SISKA RAHMAYANTI

JAN MAMANUANG JO……..

WIDIA ASTITU RISKI MILA SARI

RABBA’ANI YONIZA ETRISNO

CECEN PANANSIH HARZALENA

ROSI MANGAMEK MANIS SENYUMNYO LAI…..

AFDAL YUSRA IDHAM KHALIK

DERI SAFRIANTO MANGA BADUO SE GO?????

MUHAMMAD ASRA FIA DAN SITIHAFSAH NASUTION

MANGA ANG JEF????????

LAI AMAN LIK???????? SAGAN AWAK NAMPAK DEK URNG

MANISNYO LAI….. SI LAH MAKAN?????

JAN BANYAK BANA GAYA JE. FIA DAKEK STEK LAI



TEORI-TEORI BELAJAR
Januari 28, 2009, 7:40 am
Diarsipkan di bawah: Uncategorized

BAB I
PENDAHULUAN

Pengajaran identik dengan pendidikan. Proses pengajaran adalah proses pendidikan.setiap kegiatan pengajaran adalah untuk mencapai tujuan pendidikan. Pengajaran adalh suatu proses aktivitas mengajar dan belajar, didalamnya terdapat dua subjek yang saling terlibat, yaitu guru dan peserta didik.
Belajar adalah kegiatan yang berproses dan merupakan unsure yang snagat fundamental dalam melaksanakan setiap jenis dan jenjang pendidikan. Adanya proses yang panjang dan tertata dengan rapi serta berjenjang akan memungkinkan belajar menjadi lebih baik dan efisien. Dalam makalah ini pemakalah akan menjelaskan tentang teori-teori belajar.

BAB II
TEORI-TEORI BELAJAR

A. Pengertian Teori Belajar
Dalam keseluruhan proses pendidikan di sekolah, kegiatan belajar merupakan kegiatan yang paling pokok. Ini berarti bahwa berhasil atau tidaknya pencapai tujuan pendidikan hanya bergantung kepada bagaimana proses belajar yang di alami oleh murid sebagai anak didik.
Menurut Cronbach dia mengemukakan dalam bunkunya educational psychology dengan menyatakan bahwa “Belajar dengan yang sebaik-baiknya adalah dengan mengalami dan dalam mengalami itu sipengajar mempergunakan panca indranya.
Menurut Witharington (1952. h. 165) “belajar merupakam perubahan kepribadian yang dimanifestasikan sebagai pola-pola proses yng baru yang berbentuk keterampilan, sikap, kebiasaan, pengetahuan dan kecakapan”. Pendapat yang hampir sama dikemukakan oleh Crow and Crow dan Hilgrld. Menurut Crow and Crow (1958. h. 225) belajar adalah diperolehnya kebiasaan-kebiasaan , pengetahuan dan sikap baru. Sedangkan menurut hilgard (1962. h. 252) belajar adalah sutu proses dinama suatu perilaku muncul atau berubah karena adanya respon terhadap sesuatu siatuasi.
Dari defenisi yang telah dikemukakna diatas bahwa belajar merupakan suatu proses perubahan tinggkah laku sebagai hasil dari interaksi dengan lingkungan dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Jadi dapat disimpulkan bahwa bwlajar ialah suatu proses usaha yang dilakukan individu untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan sebagai hasil pengalaman individu itu sendiri dalam interaksi dengan lingkungan.
Teori adalah cara-cara atau metode yang digunakan untuk mempelajari atau meneliti sesuatu dalam sesuatu proses pembelajaran. Berarti teori belajar adalah cara-cara aygn digunakan untuk memahami tingkah laku individu yang relative menetap sebagai hasil pengalaman dan interaksi dengan lingkungan.
B. Aliran Psikologi Yang Mendasari Teori Belajar
R.S Jatmoko dan Rusda Sutadi (1990) mengemukakan beberapa aliran psikologi yang mendasari teori belajar masing-masing aliran mempunyai ciri-ciri tersendiri.
1. Behaviorisme
Rumpun teori ini disebut behaviorisme karena sangat menekankan perilaku atau tingkah laku yang dapat diamati. Tokohnya E.L Thorndike, Ivan Patrovich, B.F Skinner dan Bandura. Temuan penelitian para ahli ini dalam prinsipnya mempunyai kesamaan, yaitu bahwa perubahan tingkah laku terjadi karena senata-mata oleh linkungan.
Adapun ciri-ciri aliran Behaviorisme ini adalah :
a) Memerintahkan pengaruh lingkungannya
b) Mementingkan bagian-bagian daripada keseluruhannya
c) Mementingkan reaksi atau psikomotor
d) Mementingkan sebab-sebab masa lampau
e) Mengutamakan mekanisme terjadinya hasil belajar
f) Mementingkan pembentukan kebiasaan
g) Mengutamakan “trial and error”
2. Kognitif
Tokohnya Kohler, Max Wertheimes, Kurt Lewin dan Bandura, dasar teori belajar tokoh ini sama. Yaitu dalam belajar terdapat kemampuan mengenal lingkungan, sehingga lingkungan tidak otomatis mempengaruhi manusia
Ciri-ciri aliran ini adalah :
a) Mementingkan apa yang ada dalam diri manusia
b) Mementingkan keseluruhan dari pada bagian-bagian
c) Mementingkn peranan kognitif
d) Mementingkan kondisi waktu sekarang
e) Mementingkan pembentukan struktur kognitif
f) Mengutamakan “in right” (pengertian)

3. Humanisme
Psikologi kognitif disempurnakan oleh tokoh-tokoh seperti Carl Rogers dan Frankie
Ciri-cirinya adalah :
a) Mementingkan manusia sebagai pribadi
b) Mementingkkan kebulatan pribadi
c) Mementingkan peranan kognnitif dan efektif
d) Mementingkan persepsi subjektif yang dimililki tiap individu
e) Mementingkan kemampuan menentukan bentuk tingkah laku sendiri
f) Mengutamakan “in singht”
4. Psikoanalisasi
Psikoanalisasi merupakan psikologi sebagai suatu ilmu tetapi untuk kepentingan pengobatan.
Ciri-ciri aliran ini adalah :
a) Proses kejiwaan meliputi proses kesadaran dan ketidaksadaran
b) Mengamati prinsip “psycie determinisme” yang berarti bahwa segala sesuatu yang terdapat dalam pikiran seseorang, tidaklah secara kebetulan, melainkan karena peristiwa kejiwaan yang mendahuluinya peristiwa kejiwaan yang satu berkaitan denganperistiwa lainnya dan menimbulkan hubungan sebab akibat.
c) Proses-proses mental yang tidak disadari berfungsi lebih banyak dan lebih penting dalam kondisi mental, baik normal maupun up normal.

C. Teori-teori belajar
Kalau kita membaca literature psikologi, banyak sekali teori belajar akan kita temukan teori-teori bersumber dari teori atau aliran-aliran Psikologi. Adapun teori-teori belajar adalah sebagi berikut :
1. Teori Disiplin Plental
Sebelum abad ke-20, telah berkembang beberapa teori belajar, salah satunya adalah teori disiplin mental. Teori belajar ini dikembangkan tanpa dilandasi eksperimen, dan ini berarti dasar orientasinya adalah filosofis atau spekulatif. Namun teori-teori sebelum abad ke-20, seperti teori disiplin mental ini sampai sekarang masih ada pnengaruhnya, terutama dalam pelaksanaan pengajaran di sekolah-sekolah.
Menurut rumpun psikologi ini, individu memiliki kekuatan, kemampuan atau potensi-potensi tertentu. Balajar adalah pengembangan dari kekuatan, kemempuan dan potensi-potensi tersebut. Bagaiman proses pengembangan kekuatan-kekuatan tiap aliran atau teori mengemukakan pandanagan yang berbeda. Teori lain dari disiplin mental adalah Herbartisme. Herbart seorang psikologi jerman menyebut teorinya sebagai teori Vorstellungen. Vorstellungen dapat diterjemahkan sebagai tanggapan-tanggapan yang tersimpan dalam kesadaran.
Teori disiplin mental yang lain adalah Naturalisme Romantik dari Rousseau. Menurut Jean Jacgues Rousseau anak memiliki potensi\potensi yang masih terpendam, melalui belajar, anak harus diberi kesematan mengembangkan atau mengaktualkan potensi-potensi tersebut. Sesungguhnya anak memiliki kekuatan sendiri untuk mencari, mencoba, menemukan dan mengembangkan dirinya sendiri.

2. Teori Behaviorisme
Rumpun teori ini disebut Behaviorisme karena sangat menekankan perilaku atau tinggkah laku yang dapat diamati. Teori-teori dalam rumpun ini bersifat molecular, karena memendang kehidupan individu terdiri atas unsure-unsur seperti halnya molekul-molekul. Menurut teori ini tinggkah laku manusia tidak lain dari suatu hubungan anatara perangsang jawaban atau Stimulus Raspons. Belajar adalah pembentukan hubungan Stimulus Respons sebanyak-banyaknya. Pembentukan hubungan Stimulus Respons dilakukan melalui ulangan-ulangan.
Ada beberapa teori belajar yang termasuk pada rumpun Behavionisme ini antara lain :
a) Teori Koneksionisme
Koneksionisme merupakan teori yang paling awal dari rumpun Berhaviorisme. Teori belajar koneksionisme dikembangkan oleh Edward L. Trhorndike (1874-1949). Menurut thorndike, belajar adalah proses interaksi antara stimulus dan respon. Stimulus yaitu apa saja yang dapat merangsang terjadinya kegiatan belajar seperti pikiran, perasaan atau hal-hal lain yang dapat ditangkap melalui alat indra. Sedangkan respon yaitu reaksi yang dimunculkan peserta didik ketika belajar, yang juga dapat berupa pikiran, perasaan atua gerakan/tindakan.
Selanjutnya dalam teori koneksionisme ini Thorndike mengemukakan hukum-hukum belajar sebagai berikut :
1) Hukum kesiapan ( Low Of Readiness )
Diman hubungan antara stimulus dan respon akan mudah terbentuk manakala ada persiapan dalam diri individu imlikasi praktis dari hukum ini adalah, bahawa keberhasialan belajar seseorang tergantnug dari ada atau tidak adanaya kesiapan.
2) Hukum latihan ( Low Of Eserdse )
Hukum ini menjelaskan kemungkinan kuat dan lemahnya hubungna stimulus dan respons. Implikasi dari hukum ini dalah makin sering pelajaran diulang, maka akan semakin dikuasainya pelajaran itu.
3) Hukum akibat ( Low Of Effect )
Hukum ini menunjuk kepada kuat atau lemahnya hubungan stimulus dan respons tergantung kepada akibat yang ditimbulkannya. Implikasi dari hukum ini adalah apabila mengharapakan agar seseorang dapat mengulangi respons yang sama, maka harus diupayakan agar menyenangkan dirinya.
b) Teori Pengkondisian ( conditioning )
Teori pengkondisian merupakan pengembangan lebih lanjut dari teori Koneksionisme. Tokoh teori ini adalah Ivan Pavlov ( 1849-1936). Ia adalah ahli Psikologi Refleksiologi dari Rusia. Sebagaiman dijelaskan oleh Hendry C Ellis, bahwa dalam prosedur penelitiannya Pavlov menggunakan laboratorium binatang sebagai tempat penelitian. Sama halnya dengan Thorndike, dia juga percaya bahwa belajar pada hewan memiliki prinsip yang sama dengan manusia. Belajar atau pembentukan perilaku perlu dibantu dengan kondisi tertentu. Belajar merupakan suatu upaya untuk mengkondisikan pembentukan suatu perilaku atau respons terhadap sesuatu.
c) Teori Penguatan ( Reinforcement )
Kalau teori pengkondisian yang diberi kondisi adalah perangsangannya, maka pada teori penguatan yang dikondisi atau diperkuat adalah responsnya.
d) Teori Operant Conditioning
Tokoh utamanya adalah Skinner. Menurut Skinner tingkah laku bukankah sekedar Respons terhadap Stimulus, tetapi merupakan suatu tindakan yang disengaja atau Operant. Ini dipengaruhi oleh apa yang terjadi sesudahnya.
3. Teori Kognitive – Gestalt – Field
Teori kognitif dikembangkan oleh para ahli psikologi Kognitif. Teori ini berbeda dengan Behaviorisme, bahwa yang utama pada kehidupan manusia adalh mengetahui dan bukan respons. Teori ini menekankan pada peristiwa mental, bukan hubungan Stimulus-respons.
Teori Gestalt,berkembang dijerman dengan pendirinya yang utama adalah Max Werthaimer, menurut Gestalt belajar siswa harus memahami makna hunungan anatar satu bagian dengan bagian lainnya. Belajar adalah mencari dan mendapatkan prognanz, menemukan keteraturan, keharmonisan dari sesuatu.
Teori medan atau Field, menurut teori ini individu selalu berada dalam suatu medan atau ruang hidup. Dalam medan hidup ini ada suatu tujuan yang ingin dicapai, tetapi untuk mencapainya selalu ada hambatan.
Jadi perbedaan pandangan antara pendekatan Behavioristik dengan Kognitif adalah sebagai berikut :
a. Proses atau peristiwa belajar seseorang, bukan semata-mata antara ikatan Stimulus, Respons, melainkan juga melibatkan proses kognitif
b. Dalam peristiwa belajar tertentu yang sangat terbatas ruang lingkupnya misalnya belajar meniru sopan santun dimeja makan dan bertegur sapa. Peranan ranah cipta siswa tidak begitu menonjol, meskipun sesungguhnya keputusan untuk meniru atau tidak ada pada diri orang itu sendiri.

D. Manfaat Mempelajari Teori Belajar
Belajar itu berfungsi sebagai alat mempertahankan kehidupan manusia. Artinya dengan ilmu dan teknologi hasil kelompok belajar manusia tertindas itu juga dapat digunakan untuk membangun benteng pertahanan. Iptek juga dapat dipakai unutk membuat senjata penangkis agresi sekelompok manusia tertentu yang mingkin bernafsu serakah atau mengalami gangguan Psycopaty yang berat watak merusak.
Sedangkan manfaat dari mempelajari teori belajar adalah dapat menimbulkan tingkah laku organisme dengan adanya hubungan antara Stimulus (rangsangan) dengan Respond an dapat memperkuat hubungan antara Stimulus dan Respon tersebut.

E. Teori Belajar dalam Perspektif Islam
1. Arti penting memori dan ilmu pengetahuan
Islam menurut Yusuf Al Qardhawi (1984) adalah akibat yang berdasarkan ilmu pengetahuan bukan berdasarkan penyerahan diri yang membabi buta. Hal ini tersirat dalam firman Allah :
فَاعْلَمْ أَنَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ
“Maka ketahuilah bahwa tidak ada tuhan kecuali Allah” (Muhammad : 19)
Selanjutnya, berikut ini penyusunan kutipan firman-fiman Allah baik secara Eksplisit maupun Implisit mewajibkan seseorang itu untuk belajar agar memperoleh ilmu pengetahuan :
a. Allah berfirman dalam surat Al-Zumar ayat 9 yang berbunyi :
قُلْ هَلْ يَسْتَوِي الَّذِينَ يَعْلَمُونَ وَالَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَ إِنَّمَا يَتَذَكَّرُ أُولُو الْأَلْبَابِ
“Katakanlah : apakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui? Sesungguhnya hanya orang-orang berakallah yang mampu menerima pelajaran”
b. Surat Al-Isra’ ayat 36 :
وَلَا تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولَئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْئُولًا
“Dan janganlah kamu membiasakan diri daripada apa yang tidak kamu ketahui, karena sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan daya nalar pasti akan ditanya mengenai itu”
Perintah belajar diatas, tentu saja harus dilaksanakan melalui proses kognitif dalam hal ini, system memori yang terdiri atas memori sensasi, memori jangka pendek dan memori jangka panjang berperan sangat aktif dan menentukan berhasil atau gagalnya seseorang dalam meraih pengetahuan dan keterampilan.
2. Alat Psiko- Fisik untuk belajar
Islam memendang uman manusia sebagai makhluk yang dilahirkan dalam keadaan kosong, tak berilmu pengetahuan, namun Tuhan memberikan potensi yang bersifat jasmaniah dan rohaniah untuk belajar dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi demi kemaslahatan umat itu sendiri.
Adapun alat-alat yang bersifat psikis seperti mata dalam hubungannya dengan kegiatan belajar merupakan subsistem yang satu sama lain berhubungan secara fungsional sebagaiman firman Allah dalam Q.S An-Nahl ayat 78 :
وَاللَّهُ أَخْرَجَكُمْ مِنْ بُطُونِ أُمَّهَاتِكُمْ لَا تَعْلَمُونَ شَيْئًا وَجَعَلَ لَكُمُ السَّمْعَ وَالْأَبْصَارَ وَالْأَفْئِدَةَ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ
“Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak tahu apa-apa. Dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan daya nalar agar kamu bersyukur”.
Kata Af-idah dalam ayat ini menurut seorang pakar tafsir Al Quran Dr Quraissy Shihab (1992) berarti daya nalar, yaitu potensi atau kemampuan berfikir logis atau kata lain “akal”. Dalam Ibnu Katsir juz 11 halaman 580 Af-idah berarti akal yang menurut sebagian orang tempatnya dijantung (Qalbu). Sedangkan sebagian lainya menyatakan bahwa Af-idah itu terdapat dalam otak (dimagh).

BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
Belajar adalah kegiatan yang berproses dan merupakan unsure yang sangat fundamental dalam melaksanakan setiap jenis dan jenjang pendididkan. Belajar merupakan suatu proses perubahan tinggkah laku sebagai hasil dari interaksi dengan lingkungan dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.
Teori-teori belajar :
1. Teori disiplin mental
2. Teori behaviorisme
3. Teori cognitive- gestalt- field
Aliran Psikologi yang mendasari teori belajar :
a. Behaviorisme
b. Kognitif
c. Humanisme
d. Psikoanilisasi

B. Saran
Dalam pembuatan makalah ini tentu banyak terdapat kekurangannya, oleh karena itu pemakalah mengharapakan kritik dan saran dari pembaca untuk kesempurnaan makalah selanjutnya.

DAFTAR PUSTAKA

Azhari, Ilyas. Psikologi Pendidikan. Semarang : Toha Putra. 1996
Sukmadinata, Nana Syaodih. Landasan Psikologi Proses Pendidikan. Bandung : Remaja Rosdakarya. 2005
Nursyamsi. Psikologi Pendidikan. Padang : Baitul Hikmah. 2003
Http : // Riwayat. Net /
Budiningsih, Asri. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta : Rineka Cipta. 2005
Syah, Muhibbin. Psikologi Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya. 2003



TEORI-TEORI BELAJAR
Januari 28, 2009, 7:38 am
Diarsipkan di bawah: Uncategorized